Kota Malang – Gelaran Festival Mbois ke-10 (FMX) 2025 di Malang Creative Center (MCC) sukses besar menarik animo publik. Baru memasuki hari ketiga, Sabtu (8/11/2025), jumlah pengunjung tercatat sudah menembus angka 16.000 orang.
‘Ledakan’ pengunjung ini diyakini sebagai dampak langsung dari momentum Kota Malang yang baru saja dinobatkan sebagai Kota Kreatif Dunia UNESCO dalam bidang Media Arts.
Ketua Pelaksana Festival Mbois X, Gedeon Soerjo Ardi Noegraha mengungkapkan bahwa antusiasme masyarakat jauh melampaui ekspektasi.
“Data per jam 14.00 WIB siang tadi, total pengunjung sejak hari pertama sudah tembus 16.000 orang,” ujar Gedeon saat dikonfirmasi, Sabtu (8/11/2025).
Ia merinci, tren kunjungan harian sangat stabil. Pada hari pertama (Kamis, 6/11) dan hari kedua (Jumat, 7/11), jumlah pengunjung harian konsisten berada di atas angka 5.000 orang.
“Hari ini (Sabtu) saja, hingga pukul 14.00 WIB sudah tercatat 6.000 pengunjung, dan ini bahkan belum memasuki waktu puncak. Ini luar biasa,” tambahnya.
Menurut Gedeon, kesuksesan FMX 10 tidak terlepas dari tiga momentum besar yang menyertainya. Selain merayakan satu dekade FMX, gelaran ini juga berbarengan dengan Indonesia Creative Cities Festival (ICCF) 2025. Namun, Gedeon menyebut faktor utama yang menjadi magnet terkuat adalah pengakuan global dari UNESCO.
“Status Kota Kreatif Dunia UNESCO ini benar-benar menjadi magnet yang sangat kuat. Ditambah dengan tema ‘Senyawa Malang Raya untuk Nusantaraya’ yang memperkuat kolaborasi hexahelix,” jelasnya.
Festival yang dijuluki sebagai ‘lebaran’ para pelaku ekonomi kreatif ini mengaktivasi penuh tujuh lantai Gedung MCC. Pengunjung dapat menikmati pameran dari 17 subsektor ekraf, puluhan sesi talkshow, workshop, panggung hiburan, dan area kuliner.
Pihak penyelenggara memprediksi puncak kunjungan akan terjadi pada Sabtu malam ini dan sepanjang hari Minggu (9/11/2025), yang merupakan hari terakhir pelaksanaan FMX 10.
“Kami prediksi puncaknya akan terjadi malam ini dan besok di hari terakhir,” pungkas Gedeon. (Red)

