Kota Malang, 02 Juli 2025 – Seni Ritual Seni itulah tema yang diusung oleh Winarto Ekram Founder dari Malang Dance Indonesia dalam pertemuan sanggar seni se Indonesia pada acara Obah Gerung Bumi #6 pada Jumat, 4-6 Juli 2025. Ada yang berbeda biasanya Obah Nggedrug Bumi 1-5 biasa di selenggarakan di Latar Seni WInato Ekram Ngopet Kota Batu, kini di pindah di Plataran Nggedrug Singo Lodro Kampung Sumber Sareh Jalan Pisang Agung III Kelurahan Pisang Candi Sukun Kota Malang dan disuport oleh group Reog Singo Ludro dan RW 05 Pisang Candi , Yayasan Indrokilo Malang, dan berbagai lembaga dan komunitas lainnya.
Winarto Ekram adalah satu dari ratusan seniman Kota Malang yang produktif dan kreatif mengemas seni pertunjukan. Pria berambut godrong alumni ISI Surakarta dan Padepokan Seni Mangun Dharma Tumpang Malang ini mampu mengkolaborasikan seni tari seni teater seni musik bisa berkumpul jadi satu tampil dalam Obah Nggedruk Bumi ke 6. Acara dimulai jumat 4 Juli 2025 dimulai dengan Arak-Arakkan Tumpeng Obah Nggedrug Bumi 6 dengan selametan Dan Burakan Tumpeng oleh Bawarasa, Ki Soleh AP, Ki Ompong Soedarsono, serta masih banyak lagi lainnya.
Winarto sang tokoh Pengakuan Rahwana bersama Fima Wijaya yang keliling nusantara lebih dari 50 episode ini akhirnya mengumpulkan 72 sanggar dan 27 daerah se Indonesia serta penampil seniman dari Jepang untuk tampil dalam perhelatan Obah Nggedrug Bumi #6 yang bisa disebut sebagai even bertaraf nasional.
Mengawali pagelaran sesi 1 dimulai dengan tampilan l Puspa Nareswari dari PLT Win Ekram kemudian dilanjutkan dengan Tari Runtah dari Perempuan Bersanggul Nusantara, Kesenian Sanduk Kecamatan Junrejo Bersatu, Jowo Line Dance, Tari Langen Ndadap Anggrek dari Sanggar Tari Denendar Kota Batu, Gumbingannesia Kota Batu. Tentu acara ini sangat ramai meriah karena selain pentas dilengkapi Bazar Panorama Sumber Sareh Biyen oleh Warga kampung sareh dan sekitarnya.
Setelah istirahat sore, malam dilanjutkan dengan pagelaran Sesi 2 yang diawali dengan Tari Bambu Runcing dan Tari Harinjing dari Sanggar Tari Sugti Sekartaji Surabaya Tari Topeng Kelana Gandrungandhara Qirania Rahma Indramayu, Tari Topeng Temenggung Adeeva Afseen Mhysafi Roos Indramayu, Musik Deden Bulenk Bandung,,Tari Niscala Seblang dari Sanggar Seni Jinggo Sobo Banyuwangi,
Yang tak kalah menarik malamnya penampilan Performance Audio Chair On Display dari Sanggar Om Tama Group, Tari Maruto Simo Jagad Kudo Maruto Malang, Puisi dari Sanggar Ilalang Nganjuk, Teater dari Sanggar Wanasramasagara Malang, dan diakhiri sengan penampilan dari Agus Wayan dan Robby Hidajat Project Malang.
Pada esok harinya pada Sabtu, 5 Juli 2025 acara dimulai dengan Sarasehan “Tentang Kita“ dengan moderator Arif Rofiq dari Surabaya mulai dari pukul 08.00 hingga pukul 12.00 WIB yang diikuti oleh perwakilan masing masing penyaji. Disini Winarto akan memfasilitasi siapa saja sesungguhnya yang sering dan selalu bergerak dalam ruang seni selama ini sebagai upaya memperteguh jati diri melalui Seni Ritual Seni dalam tema yang di usungnya.
Setelah istirahat siang pagelaran sesi ke 3 dilanjutkan dengan berbagai penampilan tari mulai dari SD Taman Siswa Turen, SDN Bumiaji 2 Kota Batu, l Sanggar Tari Satya Gantari, Tari Niskala Seblang dari Sanggar Tari Satya Gantari, mustikaloka SMAN Kademangan Blitar, Sanggar Tari Ragil Kuning Malang, Niscala Kid Dancer Blitar, Sanggar Kopi Maknyak Prigen Pasuruan,
Tampil pada urutan berikutnya Sanggar Tari Citra Natya Budaya Malang, Swardance Malang, Sanggar Tari Katon Bening Malang, Sanggar Tari Umbul Arum Jombang, dari Sanggar Kartika Budaya Kabupaten Jember, Sanggar Seni Karsa Budaya Dan Padepokan Gunung Ukir Kota Batu
Untuk malam hari Pagelaran Sesi 4 dawali dari Seni Sintren dari Sanggar Akar Randu Alas Cirebon, Sanggar Tari Songo-Songo Lumajang, Tari Kontemporer Sujud Bumi iik Suryani Solo, Shodiq Monolog Kulonprogo Jogjakarta, Iing Sayuti dari Indramayu, Noriko Muragishi dari Jepang, Solo Dance Perform Nini Gondronk Aceh, Lusi Wara, Lezat Tapi Tak Bergizi Teater Asa Jakarta, Tari Komunitas Ginyo Lamongan, Tari Madura dari Sanggar Seni Makan Ate Pamekasan, Ludruk Garingan Besut, Rusmini, Tulak Balak Meimura Surabaya, Drama Tari Dandang Wacono Pemuda Bergerak Foundation Tuban
Pada hari ke 3 (Minggu, 6 Juli 2025) Pagelaran sesi 5 diisi penampilan dari Sanggar Tari Sakatrinala Kota Malang, Sanggar Dapur Kesenian Wilwatikta Pandaan, Sanggar Tari Amaranggana Pasuruan, Sanggar Tari Citra Budaya Lumajang, Sanggar Tari Pandu Siwi Surabaya, Sanggar Tari Arbaya Surabaya, Sanggar Tari Putri Rahayu Kota Probolinggo, Sanggar Tari New Kamaya Malang,
Pagelaran sesi 6 diisi penampilan Tari Omah Seni Kenari Pasuruan Tari Balonku Omah Seni Kenari Pasuruan, Citraloka Dance Studio Situbondo, Biyang Agung Art Sidoarjo, Sanggar Tari Wisnu Wardhana Malang, Kampung Budaya Polowijen, Tari Patung Kendedes Entertainment Kota Batu, Sanggar Blank Telon Kota Batu, Komunitas Anak Sawah Lampung,Tari Reog dari Sanggar Reog Singo Ludro Kota Malang, Sanggar Tari Prapanca Pasuruan,
Pagelaran sesi 7 akan diisi Buari APC dan Sanggar Tari Wisnu Wardhana Malang, Tari Topeng Saylendra Kranggan Ngajum Malang, Komunitas Seni Solah Wetan Ponorogo, Sanggar Sekar Laras Majalengka, Unen Unen Rangel, Musik Joko Tebon Musik, Wak Joo Mlebu Metu Musik dan Dr Channel Musik. ( Ki Demang )

